MENGAPA GTT HARUS DIPERSULIT

Untuk mrndapatkan tunjangan profesi pendidik bagi GTT PAIS dibawah naungan Dinas Pendidikan tidak semudah GTT yang berada di bawah payung DEPAG. Walaupun telah memiliki sertifikat pendidik dan NRG serta SK Dirjen 2012, masih blum cukup bagi GTT PAIS Dinas Pendidikan untuk memperoleh TPP. Bagi GTT PAIS harus melengkapi satu persyaratan lagi yaitu memiliki Surat Tugas yang di syahkan oleh Bupati. Sedangkan GTT yang dipayungi DEPAG tidak perlu direpotkan soal tanda tangan Bupati. Sesama profesi guru tidak perlu dipersulit dalam perberkasan untuk mendapatkan TPP, khususnya untuk GTT PAIS Dinas Pendidikan yang telah memiliki NRG dan SK Dirjen. Dan TPP itu hukumnya wajib diterima bagi GTT PAIS yang telah lulus diklat dan memiliki NRG dan SK Dirjen, apalagi hak tunjangan fungsional GTT PAIS sudah dicabut ketika yang bersangkutan dinyatakan lulus diklat dan bersertifikat yang diterbitkan oleh Kemenag. Jika Fungsionalnya telah dicabut, tegakah membiarkan nasib teman kita ini? Untuk Bpk. Bupati , Bpk. Ka. Dinas Pendidikan, Bpk. Di Depag dan Kemenag, Kebijakan penjenenggan ditunggu GTT PAIS di seluruh tanah air. (SUARA GTT PAIS VIA ASPIRASI GURU)

2 thoughts on “MENGAPA GTT HARUS DIPERSULIT

  1. ini gara2 diri kita selalu merendah…coba kita berani kayak buruh…demo demo ayo teman2 bergerak…masak kalah ama buruh yg berani demo keistana negara…kayak kita gk punya nyali gimana pgri…yg katanya sebagai pengayom guru

    1. yg memprihatinkan lagi GTT PAIS sertifikasi th 2011 kota malang, hanya cair 3 bulan di th 2012, selanjutnya smp detik ini tidak ada kabarnya lagi …, sementara tunjangan selain TPP semua sdh dihapus! tanggung jawab siapa nasib GTT PAIS …??

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s