Dewi Sartika Pahlawan Pendidikan Indonesia

biografi-dewi-sartikaRaden Dewi Sartika adalah seorang tokoh wanita pelopor pendidikan yang ada di Indonesia. Ia berjuang keras dalam mewujudkan pendidikan yang layak bagi kaum wanita pada saat itu, yang di mana pada saat itu wanita masih belum mendapatkan pendidikan yang layak sehingga menyebabkan kaum wanita pada saat itu sering dipandang remeh oleh kaum laki-laki yang berpendidikan tinggi.

Dewi Sartika lahir pada tanggal 4 Desember di Bandung, Jawa Barat. Orang tuanya berasal dari priyayi Sunda, yang bernama Raden Somanagara dan Raden Ayu Rajapermas. Ayahnya merupakan pejuang kemerdekaan pada masa itu. Kedua orang tuanya bersikeras untuk menyekolahkannya Sartika di Sekolah Belanda walaupun hal tersebut bertentangan dengan budaya adat pada waktu itu.Lanjutkan membaca

Persoalan Guru Kapan Selesai?

Persoalan guru yang seharusnya segera diselesaikan adalah (1) kekurangan guru, terutama kekurangan guru SD yang sangat besar, (2) guru honorer yang penyelesainnya tidak jelas, bahkan hak-haknya yang secara eksplisit diatur dalam PP Nomor 74 Tahun 2008 juga dibaikan, (3) pencairan tunjangan profesi yang selalu terlambat, bahkan persyaratannya semakin sulit dan tidak wajar, (4) ketentuan pemberhentian sementara/pemberhentian jabatan fungsional pengawas sekolah berdasarkan Permenegpan dan RB Nomor 21 tahun 2010 semakin terancam, (5) sistem kenaikan pangkat dan jabatan guru yang tidak dapat dilaksanakan, (6) dan sebagainya. Diduga kemendikbud menerbitkan berbagai aturan yang justru membuat guru tertekan dan tidak semakin profesional. Guru akan terkesan di arahkan menjadi petugas administrasi pembelajaran.

Cuplikan dari tulisan “Pendidikan Belum Cerah” di http://www.pgri.or.id/berita-terkini/berita-terkini/pendidikan-belum-cerah

Pesan Mendikbud Anies Baswedan Untuk Pelaksanaan Ujian Nasional

pesan-mendikbud-anies-baswedan-untuk-pelaksanaan-ujian-nasional

UN tidak lagi dijadikan sebagai penentu kelulusan. Itu perubahan mendasar yang kita lakukan.
Ujian Nasional (UN) sudah berjalan lebih dari 12 tahun, selama ini UN menjadi salah satu perhatian utama dalam pendidikan.

Kini, kita melakukan perubahan UN. Apa perbedaan mendasar pada tahun ini?
UN tidak lagi dijadikan sebagai penentu kelulusan. Itu perubahan mendasar yang kita lakukan. Lanjutkan membaca “Pesan Mendikbud Anies Baswedan Untuk Pelaksanaan Ujian Nasional”

PILIHAN TERAKHIR PGRI ADALAH DEMO NASIONAL BILA DIPERLUKAN

ERORAspirasi Guru Nasional-Riil nama nama guru yang berhak menerima TPG juga sudah dikeluarkan Kemdikbud melalui SK TPG PNSD tahun 2014 dan SK Kurang Bayar TPG PNSD tahun 2010-2013. Payung hukum untuk mencairkannya juga sudah ada, yaitu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 61/PMK.07/2014 tanggal 3 April 2014 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2014.

Fakta pencairan di lapangan menyimpang dari payung hukum dimaksud diatas. Misalnya di Kabupaten Banyuwagi pencairan TPP untuk Triwulan 1 tahun 2014 hanya dicaikan 2 bulan yang seharusnya cair 3 bulan untuk triwulan 1 tahun 2014 ditambah 2 bulan (hutang negara TPG PNSD tahun 2010-2013), jadi keseluruhannya seharusnya 5 bulan masuk ke rekening guru.

Di Kabupaten Bondowoso, Jember dan lainnya hanya dicairkan 3 bulan untuk TPG triwulan 1 tahun 2014, juga terlambat masuk ke rekining guru. Yang seharusnya 5 bulan sudah masuk rekening guru bulan April 2014 kemaren. Semua Penerima TPG PNSD di Jawa Timur mengalami hal yang sama, padahal pusat sudah kirim uang TPG untuk Triwulan 1 tahun 2014 ditambah hutang TPG PNSD tahun 2010-2013 ke kas daerah seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota.

Melalui Aspirasi Guru ini PGRI harus tegas satukan suara, di tujukan kepada Mentri Pendidikan untuk segera bertindak tegas dan menentukan sikap, tegoran berulang kali terhadap Pemerintah sudah tidak tajam lagi, pilahan terakhir adalah Demo Nasional bila diperlukan. Aspirasi Guru untuk Guru.